My Dad called while I was eating my lunch..
Me: "Halo?"
Papi: "Hallo.. lagi ngapain?"
Me: "Makan siang.. mari makan.."
Papi: "T'rima kasih banyak... makan yang banyak yaa..." with a sweet voice.. hehehe... :')
Showing posts with label Chit Chat. Show all posts
Showing posts with label Chit Chat. Show all posts
Wednesday, October 19, 2011
Wednesday, August 3, 2011
ChitChat
Sepotong chat between me and my Filipino friend: Aldwin.
sevenzelle: don't you go home n eat?
Aldwin Tapeceria: nope.. i won't.. we'll go to manila.. take christabelle to the airport..
sevenzelle: oww..
Aldwin Tapeceria: what about you.?
Aldwin Tapeceria: go eat lunch!!
sevenzelle: the office boy is still buying it
sevenzelle: it's harder to find lunch nowadays since they're fasting
Aldwin Tapeceria: oh.? how cool!!
sevenzelle: cool the what? that i don't cook?
sevenzelle: mwahahaha
Aldwin Tapeceria: oh right!! ramadan!!
Aldwin Tapeceria: no.. that there's someone who buys you lunch. hehe..
Hahahaha.. :D
sevenzelle: don't you go home n eat?
Aldwin Tapeceria: nope.. i won't.. we'll go to manila.. take christabelle to the airport..
sevenzelle: oww..
Aldwin Tapeceria: what about you.?
Aldwin Tapeceria: go eat lunch!!
sevenzelle: the office boy is still buying it
sevenzelle: it's harder to find lunch nowadays since they're fasting
Aldwin Tapeceria: oh.? how cool!!
sevenzelle: cool the what? that i don't cook?
sevenzelle: mwahahaha
Aldwin Tapeceria: oh right!! ramadan!!
Aldwin Tapeceria: no.. that there's someone who buys you lunch. hehe..
Hahahaha.. :D
Friday, February 18, 2011
B'lang! B'lang! B'lang! B'lang!
Tadi pagi seperti biasa, gue harus melewati trotoar itu dengar banyak tukang ojek di salah satu sudut. Kali ini bukan si pria tukang ojek yang biasa gangguin, another one. Mereka berdualah kayaknya yang paling muda disitu.
Tukang Ojek : "Wuihhh.. yang belang memang enak!"
Gue : *(--!!)*
Emang lu kira gue permen apah??
Emang gue Sindy Blaster?? bukan itu mas marga gue..
Hee.
Aaanywaysss.. some late afternoon shot *looking at the time* no wait, it's past 5pm already? Ops.. gotta go!! Ciao!! ;)
Tukang Ojek : "Wuihhh.. yang belang memang enak!"
Gue : *(--!!)*
Emang lu kira gue permen apah??
Emang gue Sindy Blaster?? bukan itu mas marga gue..
Hee.
Aaanywaysss.. some late afternoon shot *looking at the time* no wait, it's past 5pm already? Ops.. gotta go!! Ciao!! ;)
Tuesday, January 25, 2011
HALOH?!
*Hp bunyi... nomor tidak dikenal*
Me: "Halo?"
Woman: "Halo, bisa dengan bapak "X"? (dia nyebutin nama lengkap mantan gue)"
Me: "Hah?"
Woman: "Ini benar dengan nomor 08xxxxxxxxxx ?"
Me: "Iya betul. Ini dari mana?"
Woman: "*silent* mmm.. ini dari bank xxxxxxx"
Me: "Oh?! Koq nelfon ke sini mba?"
Woman: "Bapak "X" tadi nulis nomer HP ini karena katanya ngga bawa HP"
Me: "Oh gitu.. kenapa emangnya Mba? biar nanti saya sampein deh ke orangnya"
*gue mikirnya si "X" ngasi nomer gue buat peralihan karena ga mau nerima telfon dari orang/company itu*.
Woman: "Tadi bapak "X" buka rekening di bank kami, tapi datanya kurang lengkap. Mau tanya alamat kantornya. "
Me: "Oh gitu...!! Ini mba nomer HP nya *buka contact di HP* 08xxxxxxxxx"
Woman: "Oke makasih ya bu atas bantuanya"
Me: "Sama-sama".
*klik*
*telfon si mantan di Hp nya mau minta penjelasan. Dial, ga diangkat-angkat. Mantan nelfon balik.*
Me: "Eh koq orang bank-nya nefon ke gue sih?"
X: *cekikikan* iya, soalnya tadi gua ga bawa HP. Gua ga hafal nomor HP gua *cekikikan geli*"
Me: "Lah?? dasar lu.. *ketawa*"
X: "Sorry, sorry, gue tadi mo bilang ke elo tapi blom sempat bilang.."
Me: "Yeee.. dasar.. gua pikir apaan.. lagian nomor sendiri ga di afal."
X: "Mana ada gua hafal-hafal nomor"
Me: "Nah itu, nomor gue?"
X: "Iya, yang gue hafal cuma nomor lama gue yang udah mati ama nomor ini"
Me: "Hahahaha."
X: "Ini gua lagi mo balik lagi ke bank"
Me: "Btw, dah kerja niye..."
X: "Hehehehe.. ini lagi mo kerja.. eh udah dari Desember sih..."
Me: "Dimana?"
X: "Di xxxxx *nyebutin nama kantornya--gua lupa juga apa. Hahaha..*
Me: "Oh?! traktir lah...."
X: "Uh, traktir gimana, ini baru kerja juga"
Me: "Hehehehe.. yo wes deh, ya udah ya.."
X" "Yo', yo' "
*klik!*
Mantan gue yang satu ini bisa dibilang gue sayang ama dia sampe sekarang (dan respect), se-sayang gue ke keluarga-keluarga gue. Dia udah jadi bagian dari keluarga gue karena dia dulu ambil bagian besar waktu ngejagain Mami waktu sakit... Angkat topi buat dia *nyesek pengen nangis ingat dulu-dulu--sakit leher* dan dia emang baik banget orangnya, kalo bantu orang emang tanpa pamrih, ga pernah itung-itungan ama orang. Tulus.
Pacar gue juga ngerti banget soal ini (gua cerita semuanya dan keadaanya), karena kita ngga ngomonin "tertarik kepada lawan jenis" lagi, but more of "family relation" with him. Makasih buat pengertiannya yah, Pacarku.
Semoga si "X" juga menganggap gue seperti itu, part of his family. Pacar bisa putus, tapi hubungan keluarga ngga akan pernah putus.
I hope he will find the right woman for him, yang baik dan bener-bener cinta ama dia, dan ga akan menyalah gunakan kebaikannya dia (since he's too kind, sometimes). Amin!
Me: "Halo?"
Woman: "Halo, bisa dengan bapak "X"? (dia nyebutin nama lengkap mantan gue)"
Me: "Hah?"
Woman: "Ini benar dengan nomor 08xxxxxxxxxx ?"
Me: "Iya betul. Ini dari mana?"
Woman: "*silent* mmm.. ini dari bank xxxxxxx"
Me: "Oh?! Koq nelfon ke sini mba?"
Woman: "Bapak "X" tadi nulis nomer HP ini karena katanya ngga bawa HP"
Me: "Oh gitu.. kenapa emangnya Mba? biar nanti saya sampein deh ke orangnya"
*gue mikirnya si "X" ngasi nomer gue buat peralihan karena ga mau nerima telfon dari orang/company itu*.
Woman: "Tadi bapak "X" buka rekening di bank kami, tapi datanya kurang lengkap. Mau tanya alamat kantornya. "
Me: "Oh gitu...!! Ini mba nomer HP nya *buka contact di HP* 08xxxxxxxxx"
Woman: "Oke makasih ya bu atas bantuanya"
Me: "Sama-sama".
*klik*
*telfon si mantan di Hp nya mau minta penjelasan. Dial, ga diangkat-angkat. Mantan nelfon balik.*
Me: "Eh koq orang bank-nya nefon ke gue sih?"
X: *cekikikan* iya, soalnya tadi gua ga bawa HP. Gua ga hafal nomor HP gua *cekikikan geli*"
Me: "Lah?? dasar lu.. *ketawa*"
X: "Sorry, sorry, gue tadi mo bilang ke elo tapi blom sempat bilang.."
Me: "Yeee.. dasar.. gua pikir apaan.. lagian nomor sendiri ga di afal."
X: "Mana ada gua hafal-hafal nomor"
Me: "Nah itu, nomor gue?"
X: "Iya, yang gue hafal cuma nomor lama gue yang udah mati ama nomor ini"
Me: "Hahahaha."
X: "Ini gua lagi mo balik lagi ke bank"
Me: "Btw, dah kerja niye..."
X: "Hehehehe.. ini lagi mo kerja.. eh udah dari Desember sih..."
Me: "Dimana?"
X: "Di xxxxx *nyebutin nama kantornya--gua lupa juga apa. Hahaha..*
Me: "Oh?! traktir lah...."
X: "Uh, traktir gimana, ini baru kerja juga"
Me: "Hehehehe.. yo wes deh, ya udah ya.."
X" "Yo', yo' "
*klik!*
Mantan gue yang satu ini bisa dibilang gue sayang ama dia sampe sekarang (dan respect), se-sayang gue ke keluarga-keluarga gue. Dia udah jadi bagian dari keluarga gue karena dia dulu ambil bagian besar waktu ngejagain Mami waktu sakit... Angkat topi buat dia *nyesek pengen nangis ingat dulu-dulu--sakit leher* dan dia emang baik banget orangnya, kalo bantu orang emang tanpa pamrih, ga pernah itung-itungan ama orang. Tulus.
Pacar gue juga ngerti banget soal ini (gua cerita semuanya dan keadaanya), karena kita ngga ngomonin "tertarik kepada lawan jenis" lagi, but more of "family relation" with him. Makasih buat pengertiannya yah, Pacarku.
Semoga si "X" juga menganggap gue seperti itu, part of his family. Pacar bisa putus, tapi hubungan keluarga ngga akan pernah putus.
I hope he will find the right woman for him, yang baik dan bener-bener cinta ama dia, dan ga akan menyalah gunakan kebaikannya dia (since he's too kind, sometimes). Amin!
Monday, January 24, 2011
Andaikan
Suatu malam minggu di salah satu restoran Pizza, terjadilah percakapan berikut antara seorang pria dan wanita ketika melihat seorang anak kecil gendut dan lucu yang sedang berkeliaran (disusul oleh babysitter-nya):
W : Mungkin ga sih anak kita segendut itu nanti?
P : *geleng kepala*
W : Kenapa?
P : ga mungkinlah.. karena pasti semua yang dimakan anak itu makanan yang menurut kamu ga sehat.
W : *grin*
P = Pria
W = Wanita
W : Mungkin ga sih anak kita segendut itu nanti?
P : *geleng kepala*
W : Kenapa?
P : ga mungkinlah.. karena pasti semua yang dimakan anak itu makanan yang menurut kamu ga sehat.
W : *grin*
P = Pria
W = Wanita
Wednesday, January 19, 2011
*touched*
Cowo: "...bukan cuma cewe doank Yank yang nyari cowo yang tepat. Cowo juga cari cewe yang tepat, dan buat aku, orang yang tepat buat aku itu... KAMU..."
Cewe: *terbang sambil nangis terharu*
Cewe: *terbang sambil nangis terharu*
Monday, November 1, 2010
Comment of Me&Mom's picture (current FB PP)
"mar butul ini komang kita liat mirip skali...
like twin sister..you both share the same smile"
Wednesday, October 6, 2010
"Baby, Baby, Baby Oh..."
Chit-chat antara diriku dengan anak laki-laki umur 4 tahun di suatu ruangan makan:
RG: Roknya aunty Sindy bagus..
Me: Apa? *agak ga percaya anak kecil merhatiin outfit orang*
RG: Roknya aunty Sindy bagus..
Me: Thank you.. ^__^
RG: Ga usah bilang "thank you"..
Me: *blushing* trus, bilang apa dong?
RG: Bilang "trima kasih" aja..
Wkwkwkwkwk..
Sent from Tom the iPhone
RG: Roknya aunty Sindy bagus..
Me: Apa? *agak ga percaya anak kecil merhatiin outfit orang*
RG: Roknya aunty Sindy bagus..
Me: Thank you.. ^__^
RG: Ga usah bilang "thank you"..
Me: *blushing* trus, bilang apa dong?
RG: Bilang "trima kasih" aja..
Wkwkwkwkwk..
Sent from Tom the iPhone
Friday, June 4, 2010
Rame bener yah.. capek gak loe.. ;)
Sindy "KAPAN MARRIED?" bosen akh ditanyain itu mulu..apalagi klo ada pertanyaan2 lanjutan. "Angkatan loe udah bnyk yg married loh" Gmn klo gue ikut batch AUPA yah ('01) udah diblg perawan tuir kali gue skrg yah ?haha..everything has its own time..for me, now is my time to contribute to my Dad, enjoy having salary of my own, enjoy singleness. There's no "time-out" in marriage life. So people, my time will come, don't worry.
Subscribe to:
Posts (Atom)